Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya

Banyak Seri tentang Pengalaman Mendekati Kematian, Bagian 29: Kunjungan ke Planet Lain

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut

Ada dunia di mana tidak ada kejahatan, di mana itu benar-benar Surga di Bumi. Dan di sanalah semua makhluk cerdas akan berevolusi. Dan tentu saja, mereka hidup dalam harmoni sempurna satu sama lain dan dengan planet mereka.

Dalam program hari ini, kami menampilkan NDE dari orang-orang yang telah melakukan perjalanan melintasi kosmos dan menyaksikan kehidupan cerdas di luar Bumi.

Kita mulai dengan pengalaman mendekati kematian Sharon Sananda Kumara. Pada tahun 2001, setelah menghabiskan hari menyenangkan bersama teman bermain tubing di Sungai Guadalupe di Texas, Amerika Serikat, Ibu Kumara naik sebuah bus sekolah kecil dengan gandengan yang terpasang untuk perjalanan kembali ke mobilnya. Karena semua kursi terisi, ia berdiri di lorong belakang dekat pintu keluar darurat. Selama perjalanan, bus tiba-tiba tersentak saat pengemudi mengganti gigi. Ibu Kumara menabrak pintu keluar darurat, yang terbuka. Ia terjatuh dari bus, menabrak pengait gandengan, dan terlindas oleh salah satu roda gandengan. Seketika itu juga, ia mendapati dirinya berada di luar tubuhnya.

Di Alam Lain, ia dipertemukan kembali dengan anggota keluarga yang telah meninggal. Kemudian TUHAN Yesus Kristus (vegetarian), atau Yeshua seperti yang ia sebut, muncul di hadapannya.

Begitu aku melihat-NYA dan mengenali-NYA, aku langsung menghampiri-NYA. Aku tidak menyadari betapa aku sangat merindukan-NYA. Dan DIA memelukku. Kami berpelukan. Dan hal pertama yang DIA katakan adalah, “Ini belum waktumu.” Dan aku berkata, “Aku ingin tetap bersama-MU.” Dan aku mendengar DIA tertawa, tertawa kecil dan terbahak-bahak. Dan DIA mengulurkan tangan-NYA dan mengangkat daguku, dan aku menatap mata-NYA. Matanya biru, biru yang sangat terang, biru paling terang yang bisa kau bayangkan, dan aku menyadari bahwa aku sedang menatap Alam Semesta di mata-NYA. IA bertanya kepada saya, “Apakah kamu ingin pergi dalam perjalanan bersama-KU?” Dan tentu saja, saya menjawab ya. Dan IA mengulurkan tangan-NYA agar saya menggenggam tangan-NYA. Dan saya menggenggam tangan-NYA.

Yeshua membawa Ibu Kumara dalam perjalanan melintasi kosmos, menunjukkan kepadanya cahaya, bintang, dan planet-planet. Tak lama kemudian, mereka menemukan sebuah planet air yang indah berwarna biru kehijauan, yang dikenali Ibu Kumara sebagai Rumah Dunia asalnya.

Saat kami bergerak lebih dekat ke planet itu, ingatan mulai datang bersama saya, dan saya mulai menyatu dengan kesadaran planet ini, yang merupakan planet air.

Ibu Kumara kemudian mengalami bagaimana rasanya menjadi planet itu sendiri.

Dan saya menyadari diri saya sebagai tubuh planet ini, kesadaran planet air ini. Dan saya merasakan begitu banyak cinta dan kepedulian terhadap semua makhluk di planet ini yang ada di tubuh saya.

Kumara dan Yeshua kemudian menyelam ke dalam air planet ini.

Dan kemudian saya menyadari bahwa saya adalah makhluk air di planet ini, yang mungkin kita sebut sebagai “MER” (putri duyung). Yang kita sebut “MER” yang pada dasarnya semacam, tubuh bagian atas seperti manusia dan kemudian seperti ikan bersisik dengan ekor. Saya disambut oleh keluarga saya, saya menjadi salah satu “MER” di sana, salah satu makhluk air. Saya mengenali keluarga saya, saya mengenali pasangan saya, anak- anak saya, saya memiliki anak. Saya dipersatukan kembali dengan orang tua saya, nenek moyang saya, komunitas saya di sana. Rasanya sangat membersihkan, rasanya sangat membersihkan dan menyembuhkan bagi saya, bagi hati saya, bagi jiwa saya.

Sebagai pesan terakhir, Ibu Kumara berbagi pelajaran terpenting yang ia pelajari dari waktunya bersama Yeshua.

Apa yang paling banyak saya pelajari dari Dia dan apa yang pertama kali Dia ajarkan kpd saya adalah bahwa TUHAN adalah Kasih, kita mengekspresikan TUHAN, dan bahwa kita adalah Kasih. Itulah kita – Kasih. Dan kita datang ke sini untuk mengekspresikan itu, dan untuk mengingat itu, dan itulah tujuan utama kita.

Sungguh pengingat yang luar biasa, Ibu Kumara, bahwa ketika kita mengekspresikan Kasih tanpa syarat kepada semua makhluk, kita menjadi instrumen melalui mana TUHAN Yang Mahakuasa dapat memberkati dan mengangkat dunia kita.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Sharon Sananda Kumara, silakan kunjungi: sharonsananda.com

Sekarang, kami akan berbagi cuplikan dari pengalaman mendekati kematian pendeta Kristen Howard Storm. Selama NDEnya, Bapak Storm mengunjungi Surga dan neraka dan menghabiskan waktu bersama Tuhan Yesus Kristus (vegetarian). Saat berbicara dengan Tuhan Yesus, ia diperlihatkan wahyu tentang peradaban maju di seluruh Alam Semesta.

Ada dunia di mana tidak ada kejahatan, di mana itu benar-benar Surga di Bumi. Dan di sanalah semua makhluk cerdas akan berevolusi. Dan tentu saja, mereka hidup dalam harmoni sempurna satu sama lain dan dengan planet mereka.

Aku bertanya pada Yesus seperti apa rupa orang-orang dari dunia lain, dan DIA berkata, “Ini, akan KUtunjukkan kepadamu,” lalu DIA mempertontonkan di depanku makhluk-makhluk asing. Dan mereka awalnya tampak seperti manusia, mungkin seperti telinga yang lebih panjang, atau kulit mereka sedikit berbeda warnanya.

Dan kemudian, mereka mulai tampak seperti makhluk dari kedalaman gelap samudra, semua makhluk ini saat mereka lewat tersenyum dan melambaikan tangan kepadaku.

Wow, pengalaman yang sangat menarik Sungguh menakjubkan menyadari bahwa mungkin sudah ada banyak peradaban maju di antara bintang- bintang yang hidup dalam damai dan harmoni dengan semua ciptaan di dunia mereka!

Selanjutnya, kita akan berbagi cuplikan dari pengalaman mendekati kematian El Serumaga. Pada tahun 2015, Ibu Serumaga dirawat di rumah sakit karena infeksi dan menjadi sakit kritis akibat sepsis. Selama waktu itu, ia meninggalkan tubuhnya, bertemu dengan tiga pembimbing spiritualnya, dan diberi wawasan tentang kehidupan cerdas di seluruh kosmos.

Jadi, saya melayang di angkasa, dan saya melayang melewati nebula. Dan saya sampai di sebuah planet yang, makhluk di sana, memiliki kulit putih tembus pandang dan mereka tampak bercahaya, saya pikir itu adalah aura mereka, beberapa dari mereka memiliki warna yang berbeda di mana mereka akan bercahaya warna yang berbeda dari di bawah kulit mereka. Dan mereka adalah masyarakat utuh. Di sana ada sebuah kota, makhluk-makhluk menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Mereka menjalani hidup mereka dengan cara yang sama seperti kita.

Pemandu saya memberi tahu saya, ada makhluk di seluruh Alam Semesta, ada kehidupan di luar Bumi, dan baru saja memberi tahu saya tentang betapa besarnya Alam Semesta, dan berbagai ekspresi makhluk yang telah diciptakan TUHAN.

Kami berterima kasih kepada Ibu Serumaga atas ilustrasinya tentang keanekaragaman kehidupan yang tak terbayangkan yang telah Bapa Surgawi kita ciptakan ke dunia fisik!

Untuk segmen terakhir kami, kami menampilkan NDE Venia Hill. Saat dalam perjalanan sekolah menengah ke Italia, Ibu Hill overdosis pil kafein, yang menyebabkan jantungnya berhenti berdetak. Jiwanya kemudian meninggalkan tubuhnya, dan pemandu rohnya membawanya dalam perjalanan melintasi Alam Semesta.

Dan kami mendarat di luar angkasa. Ada banyak sekali lalu lintas di luar angkasa yang bahkan tidak kita sadari, baik itu makhluk atau alien yang bepergian atau jiwa, ada begitu banyak lalu lintas di sana.

Ibu Hill kemudian melihat sebuah kapal luar angkasa raksasa.

Itu seperti struktur bening, berpendar, dan makhluk yang mendiami struktur ini, kapal besar ini, terbuat dari jenis material yang sama. Mereka berubah bentuk menjadi bangunan mereka, keluar dari bangunan mereka, tetapi semuanya dilakukan dengan mulus.

Setelah itu, Ibu Hill dibawa ke sebuah planet air yang terletak di dalam galaksi Bumi.

Kami tiba di planet ini, dan hal pertama yang mengejutkan saya adalah planet ini memiliki matahari berwarna biru muda, sangat indah, biru yang paling menenangkan. Dan, planet ini memiliki tiga bulan. Ada beberapa manusia duyung, ada beberapa manatee, beberapa vegetasinya benar-benar cerdas.

Pemandu spiritual saya memancarkan kilatan cahaya yang indah ke arah salah satu insan-duyung, khususnya, dan insan-duyung itu membalas dengan pancaran cahaya versi mereka sendiri; sungguh luar biasa bahwa mereka tahu bagaimana berkomunikasi seperti itu. Dan saya diberitahu oleh pemandu spiritual saya bahwa ada bahasa universal yang dapat kita semua manfaatkan, dan berkomunikasi dengan hampir semua makhluk.

Di akhir NDEnya, pemandu spiritual Ibu Hill memberinya nasihat ttg bagaimana ia harus memanfaatkan sebaik- baiknya kehidupannya di Bumi.

Semua ciptaan di mana pun, semuanya terhubung. Ada sumbernya dan semuanya adalah satu. Jadi, ketika Anda bersikap baik kepada orang lain, Anda bersikap baik kepada diri sendiri dan Anda hanya menghormati sumber dari segalanya, dari kita semua.

Terima kasih, Venia Hill, atas kesaksian Anda, yang menyoroti bahwa ketika kita bersikap baik kepada semua kehidupan, kita menawarkan kebaikan tertinggi kepada diri kita sendiri. Kami berharap pengalaman mendekati kematian hari ini menginspirasi Anda utk menyadari bahwa, agar kita dapat memajukan peradaban manusia kita sendiri secara spiritual dan membawa kedamaian sejati ke dunia kita, kita harus hidup selaras dengan seluruh Ciptaan-NYA. Dan untuk itu, kita harus menjadi vegan! Veganisme adalah kasih sayang dalam tindakan dan mencerminkan cara hidup yang menghormati Hukum Ilahi Alam Semesta. Tunjukkan kasih sayang tertinggi Anda kepada semua makhluk dan membantu selamatkan planet kita dengan memilih menjadi vegan!
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (29/29)
1
Sains dan Spiritualitas
2023-01-18
15612 Tampilan
2
Sains dan Spiritualitas
2023-01-25
7705 Tampilan
3
Sains dan Spiritualitas
2023-02-01
7319 Tampilan
4
Sains dan Spiritualitas
2023-02-08
7207 Tampilan
5
Sains dan Spiritualitas
2023-03-15
6955 Tampilan
7
Sains dan Spiritualitas
2023-05-24
6645 Tampilan
8
Sains dan Spiritualitas
2023-06-28
6634 Tampilan
10
Sains dan Spiritualitas
2023-11-29
7011 Tampilan
12
Sains dan Spiritualitas
2024-03-27
5986 Tampilan
13
Sains dan Spiritualitas
2024-05-22
6730 Tampilan
14
Sains dan Spiritualitas
2024-06-26
5749 Tampilan
15
Sains dan Spiritualitas
2024-10-16
5156 Tampilan
16
Sains dan Spiritualitas
2024-11-18
5017 Tampilan
17
Sains dan Spiritualitas
2024-12-18
4565 Tampilan
18
Sains dan Spiritualitas
2025-01-22
4404 Tampilan
19
Sains dan Spiritualitas
2025-02-28
5250 Tampilan
21
Sains dan Spiritualitas
2025-05-07
4300 Tampilan
22
Sains dan Spiritualitas
2025-07-23
4254 Tampilan
23
Sains dan Spiritualitas
2025-08-27
3707 Tampilan
25
Sains dan Spiritualitas
2025-11-26
4238 Tampilan
28
Sains dan Spiritualitas
2026-05-13
3575 Tampilan
29
Sains dan Spiritualitas
2026-07-15
1 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2026-07-16
300 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-07-16
528 Tampilan
37:46
Berita Patut Disimak
2026-07-15
1 Tampilan
Sains dan Spiritualitas
2026-07-15
1 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-07-15
940 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh