Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dalam berita hari ini, Inggris Raya mengalokasikan dana untuk mendukung Afghanistan hingga tahun 2029. Perusahaan makanan AS diselidiki atas penggunaan bahan tambahan roti yang dikaitkan dengan kanker; Uni Eropa melarang pembuangan pakaian dan sepatu yang tidak terjual; lulusan universitas Turki merintis teknologi propulsi satelit ramah lingkungan; anak perempuan Âu Lạc (Vietnam) diselamatkan setelah terjebak di antara bebatuan di sungai yang deras; susu almon protein tinggi Australia memenangkan penghargaan nutrisi; dan ilmuwan AS menemukan cara gajah menggunakan Bumi untuk mengirim pesan jarak jauh. Pola makan vegan yang sehat adalah satu-satunya cara bagi kita untuk hidup damai di pertanian. Berikut tip berkebun tentang cara meningkatkan kualitas kompos Anda. Sebelum Anda membuang kulit alpukat ke tempat sampah, pertimbangkan untuk memberinya kehidupan kedua di kebun Anda sebagai tambahan yang bermanfaat bagi kompos Anda! Kulit alpukat mengandung mineral, seperti kalium, kalsium, besi, magnesium, dan seng. Tanah berpasir dan sangat asam cenderung kekurangan kalsium dan magnesium, sedangkan tanah basa sering kali rendah zat besi, yang dapat menyebabkan tanaman mengembangkan daun yang menguning. Karena kulit alpukat sangat berserat, butuh waktu lama untuk terurai. Untuk mempercepat prosesnya, potong-potong menjadi bagian kecil atau haluskan dengan sedikit air sebelum menambahkannya ke tumpukan kompos Anda. Jika masih ada potongan-potongan yang tersisa saat kompos Anda siap, cukup saring dan tambahkan ke tumpukan kompos berikutnya agar proses penguraian berlanjut. Nikmati cara sederhana ini untuk mengurangi sampah dapur sekaligus mengubah kulit alpukat menjadi kompos kaya nutrisi untuk kebun Anda.











